Blog Bisnis Syariah: Mengapa Tidak?
Bisnis syariah saat ini lagi nge-trend.
Berbagai macam bisnis dengan sistem syariah mulai dikembangkan. Misalnya, bank syariah, asuransi syari’ah, pegadaian syariah, koperasi jasa keuangan syariah, dan masih banyak bisnis syariah lainnya.
Nah, untuk Anda para blogger….
Blog syariah atau disederhanakan menjadi blog bisnis syariah juga salah satu ladang bisnis yang bisa dioptimalkan. Anda tertarik? Berikut ini adalah gambaran blog syariah:
1. Tujuan blog untuk menggapai ridho Allah
Anda tak perlu takut maupun khawatir, jika tidak mendapatkan penghasilan karena tujuan utamanya dalam rangka menggapai ridho Allah. Jangan terburu-buru untuk antipati dan pergi karena sudah jelas tujuannya bukan untuk bisnis.
Ini, hanya merubah mindset bisnis Anda saja. Anda tidak boleh hanya sekadar mengumpulkan keuntungan. Ada sisi lain, dan ini yang utama, bisnis Anda punya dimensi ibadah kepada Allah serta punya dimensi kekhalifahan. Semuanya berpangkal dan berujung pada menggapai ridho Allah.
Insya Allah, jika mindset bisnis Anda kuat, Anda tidak akan pernah merasa bosan, lelah, apalagi berhenti. Walaupun penghasilan blog Anda belum ada, masih sedikit, apalagi banyak, Anda tetap semangat untuk membangun blog Anda, karena ada sisi lain yang Anda capai dan sekali lagi ini yang utama, yaitu menggapai ridho Allah.
2. Tampilan blog islami
Apa kata Anda, jika ada seorang wanita yang memakai busana muslim, jilbab yang rapi dan tidak hanya modis, hampir tidak ada bagian tubuhnya yang terlihat? wanita sholekhah-kah?
Bagaimana menurut Anda, jika ada seorang wanita yang memakai busana minim, tidak memakai jilbab, hampir tidak ada bagian tubuhnya yang tertutup? (jangan bayangkan macam-macam ya) muslim-kah?
Ya, benar. Semua jawabannya memang belum tentu atau tidak pasti. Bisa jadi, wanita yang pertama, karena mengikuti budaya setempat saja. Bisa jadi, wanita yang kedua karena berada di dalam rumah atau bahkan di kamarnya (kan tidak dijelaskan dimana tadi).
Ilustrasi diatas hanya sekadar untuk menggambarkan, tampilan blog Anda, akan mengatakan kepada orang lain yang melihatnya. Apakah blog Anda adalah blog yang berbasikan syariah atau bukan.
3. Content / isinya sesuai syariah
Tentu saja isi blog disesuaikan dengan namanya. Nama blognya juga blog bisnis syariah, jadi sudah selayaknya isinya sesuai syariah, jangan sampai keluar dari nilai-nilai syariah. Apalagi sampai memunculkan content yang berbau pornografi, tentu saja menjadi kontadiktif.
4. Sistem yang dibangunnya penuh kejujuran
Tidak mudah untuk menyandang gelar syariah. Sehingga di semua sisinya, bahkan termasuk sistem yang digunakannya seharusnya profesional dan penuh kejujuran. Tidak ada penipuan maupun kebohongan publik.
Minimal 4 poin diatas dapat dijadikan kriteria dan prasyarat, agar bisa menciptakan blog syariah maupun blog bisnis syariah.
Tujuan, tampilan, content dan sistem yang dipakai tetap berlandaskan pada nilai-nilai syariah.
Saya percaya, sesungguhnya masih ada kriteria yang lainnya. Ada yang mau menambahkan? Silahkan.
Share on FacebookNo related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Anda tertarik dengan artikel ini? Silahkan beri komentar, atau mau berlangganan untuk mendapatkan setiap artikel yang di-posting.






Aslmkm, good
Please pencerhannya terus ya bro
[Reply]
Ilmu yang bermanfaat, semoga Allah membalas antum dengan kebaikan. Saling menasehati sesama muslim, khususnya sesama blogger adaah perkara yang terpuji. Semoga Allah Azza Wajalla menunjukkan kita semua kepada kebaikan, sesungguhnya dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Amin.
[Reply]